Apakah
anda temasuk orang yang dicap “GAGAL” oleh mereka yang hidup
disekitar anda, entah itu dari orang tua, saudara, kerabat dan
sahabat dekat anda? Atau mungkin anda dikategorikan kedalam MTMD
“Manusia Tanpa Masa Depan”? Jangan-jangan anda sendiri yang
menciptakan LABEL demikian dalam hidup anda? Jangan buru-buru berucap
demikian karena apa yang tertuang dalam angan-angan dan ucapan anda
adalah sebahagian dari do’a yang sedang anda panjatkan kepada Sang
Kuasa. Jika pernah melantunkan doa demikian, sudahi saja kesemuanya
itu dengan satu keyakinan bahwa ada harapan bagi anda untuk merubah
semua masa lalu yang tidak pantas bagi kehidupan anda, yang berlalu
biarlah berlalu karena suatu kehilafan yang mungkin sulit bagi anda
menjelaskannya kenapa semua itu terjadi begitu saja. Hari ini adalah
kesempatan untuk mengukir keindahan sebagaimana yang kita
idam-idamkan sejak dahulunya. Sungguh tuhan menantikan doa yang indah
dari makhluk ciptaan-Nya.
Sekali-kali
jangan pernah berkata kepada diri anda; bahwa ANDA adalah seorang
yang sudah pupus harapan untuk bisa melihat keindahan ditengah
kehidupan. Sungguh, Anda masih memiliki kesempatan untuk bisa
melakukan hal-hal besar yang membuat kehidupan anda dipenuhi
keindahan besar yang luar biasa sebagai karunia terindah dari Yang
Maha Kuasa. Terpenting untuk kita lakukan saat sekarang ini tidak
lain adalah menyalakan lentera iman dan harapan agar kehidupan ini
tidak mengecewakan dikemudian harinya.
Begitu
banyak orang kehilangan kendali ketika dicap sebagai seorang yang
“GAGAL” dalam realitas kehidupannya. Padahal dalam perjalanan
hidup ini, sesungguhnya kita memiliki banyak kesempatan untuk melihat
kehidupan dengan sudut pandang yang berbeda. “KEGAGALAN” hari ini
tidak lain adalah pupuk mental untuk mengikis kesombongan dan
meningkatkan kesabaran dalam diri dalam melihat diri kita yang
sesungguhnya jika kita memiliki hal-hal berikut ini: Milikilah sudut
pandang berbeda agar hidup tidak terkurung dalam penjara ANIAYA
setiap kali Musibah mendera, Musibah bukanlah kegagalan yang menimpa,
semua itu adalah serangkaian peroses agar kita bisa bertumbuh dewasa,
jadi tergantung dari sudut pandang mana kita menilainya. Sudut
pandang dalam melihat masalah dalam kaca-mata yang lebih luas adalah
hal yang perlu dimiliki agar hidup tidak terjerumus dalam
keterhinaan.
Semua
orang tentu saja memiliki problema dalam perjalanan hidupannya, Entah
itu saya, anda dan juga mereka. Namun hanya sedikit mereka yang
bersinar terang dalam kehidupannya ketika didera oleh ragam ujian dan
coba yang selalu datang menilpa. Hal ini tidak lain muncul akibat
dari kemampuan seseorang dalam melihat kehidupannya dari kaca-mata
dan sudut pandang yang berbeda. Jika kita melihat “KEGAGALAN-musibah
yang mendera” hari ini sebagai cara tuhan membinasakan kehidupan
kita, maka wajar jikalau kita terus didera oleh penderitaan yang
tiada pernah terlihat ujung pangkalnya. Sudahi saja semua itu dengan
CARA BERFIKIR yang berbeda, cara berfikir yang luar biasa yang
menuntun kehidupan kepada pembebasan bagi kehidupan dimasa depan.
Lihatlah semuanya itu sebagai cara tuhan untuk menumbuhkan sikap
dewasa dalam diri kita agar terlahir jiwa-jiwa yang Bijaksana.
Cobalah untuk berkaca dari kehidupan pohon yang tinggi yang mana
selalu diuji oleh terpaan angin saat menjulang diatas angkasa. Jika
kita tidak menginginkan yang demikian itu dalam kehdiupan kita, maka
kita hanya pantas menjadi RUMPUT yang di-injak oleh kaki manusia dan
binatang lainnya.
Bagi
orang yang sudah mengerti arti dibalik goncangan hidup yang mendera,
mereka tidak goyah dan terlunta-lunta, karena dalam diri mereka masih
ada Harapan yang tidak pernah pudar, sekalipun ragam masalah tak
pernah surut dari kehidupannya. Hal lain yang perlu dimiliki oleh
setiap orang adalah keberanian untuk Berdiri diatas penderitaan
dengan cara yang anggun. Cobalah untuk tidak lagi berkeluh kesah.
Jadikanlah kesulitan sebagai cara untuk meraih kesuksesan.
Pernahkah
kita mendengar kisah sukses dibalik tangan kreatif Thomas Alva
Edison, penemu lampu pijar dan ragam kesuksesan yang diraihnya?
Edison adalah salah satu contoh manusia yang tidak menyerah dari
ragam kesulitan dan kegagalan yang menimpa hidupnya. Betapa tidak,
sebelum lampu pijar berhasil ditemukan, Edison mengalami kegagalan
demi kegagalan. Namun berkat kegigihan serta kemauan untuk terus
melaju dalam karya hidup yang luar biasa, jika saja Edison menyerah
dalam risetnya, maka kita tidak akan pernah tahu apa itu lampu pijar.
Namun karena kegigihan seorang Edison, kita bisa merasakan cahaya
terang dari lampu pijar yang ditemukannya.
Edison
berkeyakinan bahwa setiap kegagalan yang menimpa adalah kehidupan
luar biasa yang menjadi warna indah dikehidupan esok harinya. Dalam
kamus kehidupan Edison dan orang-orang yang selalu bercahaya terang
dalam kehidupannya, mereka meyakini bahwasanya keluh kesah hanya akan
menyingkirkan semangat juang dalam kehidupan mereka, termasuk kita
yang saat ini sedang terpukul jiwa dan raga saat didera ragam uji dan
coba.
Cobalah
untuk tidak menyerah karena sesungguhnya dibalik keberanian dan
keyakinan untuk menyingsingkan segala derita, disanalah kesempatan
terbuka untuk melihat kehidupan dalam keindahan aslinya; yaitu
BAHAGIA. Cobalah untuk tidak menangis lagi, katakan kepada diri
sendiri bahwa kita pantas mendapatkan kehidupan yang luar biasa jika
menjadikan masa lalu yang kelam itu sebagai batu loncatan untuk
menemukan lentera kehidupan. Tuhan tidak mungkin melupakan
hamba-hamba-Nya yang meminta. Jika keyakinan demikian tertanam dalam
diri, maka tidak mungkin tidak kita akan mampu meraih kehidupan penuh
senyuman.
Tidak
cukup memiliki sudut pandang yang berbeda agar kehidupan tercerahkan
adanya. Tidak cukup hanya memiliki segudang semangat juang untuk
tidak berkeluh kesah melihat realitas kehidupan ini. Sesungguhnya ada
hal lain yang harus kita miliki agar tidak terjatuh dalam kenaifan
yaitu; kita harus memiliki mentalitas seorang juara. Mentalitas
seorang pemenang yang tidak pernah surut ketika dideru oleh ujian dan
cobaan didalam hidupnya, mereka yang memiliki mentalitas seorang
juara terus melangkah maju dalam berkarya dan melahirkan hal-hal luar
biasa. Seorang juara sejati tidak melihat kecil atau besar kebaikan
yang dilakukannya, namun karena ketulusan untuk memupuk diri dalam
melakukan kebaikan yang secara terus menerus membuat mereka menjadi
juara. Keep spirit for our life better…
Salam
satu jiwa. Salam sehat Jiwa untuk menggapai bahagia.
Mustafid
Amna Umary Erlangga Kusuma Perdana Saputra Zain

Tidak ada komentar:
Posting Komentar